Cerita ESSEL ke-20 ESSEL Memilih Cerita yang Jujur dan Janji yang Jelas

 


Halo, saya Song Hyejin, yang mengelola ESSEL IDN dan menghubungkan Korea dengan Indonesia melalui makanan serta cerita keluarga.

Saya ingin apa yang pelanggan baca tentang ESSEL sesuai dengan pengalaman mereka saat berkunjung. Bagi saya, menjadi brand makanan terpercaya berarti menyampaikan informasi yang dapat dijelaskan dan menjaga janji melalui makanan serta pelayanan sehari-hari.


Setiap kata perlu bisa dijelaskan

Saat memperkenalkan makanan, kata seperti “terbaik”, “nomor satu”, “pertama di dunia”, “satu-satunya”, atau “100%” dapat menarik perhatian. Namun, pernyataan tersebut membutuhkan bukti dan batasan yang jelas: apa yang dibandingkan, bagian mana yang dimaksud, dan bagaimana informasi itu diperiksa.

Begitu juga ketika memakai kata “autentik”. Saya ingin menjelaskan unsur cita rasa Korea yang kami pertahankan, sekaligus penyesuaian yang dilakukan untuk pelanggan dan kondisi bahan di Indonesia.

Melalui cerita ESSEL, saya ingin memperlihatkan proses yang benar-benar kami jalani: alasan memilih bahan, usaha menyusun resep, dan hal-hal yang kami periksa kembali di outlet.

Penjelasan yang konkret membantu pelanggan memahami apa yang kami kerjakan dan apa yang masih perlu diperbaiki.

Awal cerita kimchi kami diceritakan apa adanya

Ketika menulis tentang kimchi, saya menjelaskan dua bagian dari perjalanan yang mempunyai makna berbeda.

Pada 2013, saya mulai menjual kimchi melalui aplikasi BAND. Namun, kegiatan membuat kimchi dan membagikannya kepada kenalan serta orang yang tinggal sendiri sudah saya lakukan sejak tinggal di Indonesia, sebelum penjualan itu dimulai.

Masa ketika kimchi dibagikan dan masa ketika kimchi mulai dijual sama-sama menjadi bagian dari perjalanan ESSEL.

Menceritakan urutannya dengan tepat membantu pelanggan memahami bahwa kepedulian dan berbagi sudah hadir dalam perjalanan saya sebelum menjadi kegiatan usaha.

Bagi saya, ketepatan seperti ini penting untuk menjaga cerita keluarga yang menjadi akar ESSEL.

Informasi pelanggan perlu mengikuti keadaan terbaru

Cerita keluarga dapat terus diwariskan, sementara menu, harga, dan informasi operasional outlet bisa berubah. Karena itu, informasi yang disampaikan perlu dicocokkan dengan keadaan terbaru.

Untuk keterangan halal, acuan yang digunakan harus sesuai dengan dokumen sertifikasi dan cakupan yang tercantum di dalamnya. Penjelasan kepada pelanggan perlu mengikuti hal yang benar-benar dapat dikonfirmasi.

Saya juga ingin membedakan kegiatan yang masih direncanakan dengan perubahan yang sudah diterapkan. Dengan penjelasan yang jelas, pelanggan dapat memahami kondisi ESSEL saat ini.

Jika ada informasi yang belum jelas sebelum berkunjung atau memesan, pelanggan dapat meminta penjelasan kepada tim outlet.


Informasi yang keliru perlu diperbaiki

Tulisan yang sudah dipublikasikan tetap perlu diperiksa kembali apabila ada kekeliruan atau perubahan informasi. Saya ingin menjaga sikap terbuka untuk memperbaiki penjelasan dan menyampaikan dengan jelas bagian yang dikoreksi.

Saya sendiri masih belajar dalam mengelola ESSEL. Karena itu, melalui 100 cerita ini, saya berusaha membedakan pengalaman yang saya jalani, fakta yang saya periksa, dan harapan yang masih ingin saya wujudkan.

Jika Anda menemukan informasi yang berbeda dari pengalaman saat berkunjung, beri tahu tim ESSEL agar hal tersebut dapat diperiksa.

Kepedulian yang diwariskan dari nenek kepada ibu, lalu kepada saya, perlu diteruskan bersama kepercayaan pelanggan.

Saya ingin menjaga kepercayaan itu melalui janji yang jelas dan tindakan sehari-hari.

Warm Heart, Warm Taste.

#ESSELIDN #MamaEssel #CeritaESSEL #KulinerKorea #KepercayaanPelanggan

댓글

이 블로그의 인기 게시물

Mencatat, Menganalisis, dan Menjalankan — Catatan Manajemen Essel JKT Bulan Mei

Kenapa Essel Rose Menjadi Juara Rose Tteokbokki yang Sesungguhnya?

Essel Sikhye: 32 Jam Proses dan Lebih dari 50 Kali Uji Coba