Essel Sikhye: 32 Jam Proses dan Lebih dari 50 Kali Uji Coba
Ada produk yang sempat membuat kami ingin menyerah. Namun, justru karena produk itu sangat berarti bagi Essel IDN, kami tidak dapat meninggalkannya. Produk itu adalah Essel Sikhye, minuman tradisional Korea yang menjadi signature drink kami. Memilih Jalan yang Lebih Sulit demi Kepercayaan Pelanggan Pada awalnya, kami menggunakan malt jelai atau yeotgireum yang dibeli dari Korea. Namun, bahan tersebut belum dilengkapi dokumen sertifikasi halal yang dibutuhkan di Indonesia. Bagi Essel IDN, halal bukan sekadar tulisan pada kemasan. Halal adalah janji bahwa bahan dan proses yang kami gunakan dapat dipercaya oleh pelanggan. Karena itu, kami memilih untuk membuat Sikhye menggunakan bahan yang tersedia di Indonesia, yaitu jelai lokal berkulit, beras jelai, dan beras ketan. Jelai harus direndam, dikecambahkan, dikeringkan, lalu digiling hingga menjadi malt jelai. Setelah itu, enzim alami dari malt perlahan mengubah pati dari beras menjadi rasa manis melalui proses yang disebut sakarifika...