Kenapa Gimbap Essel Selalu Dipotong Menjadi 11 Bagian?

 



Kalau Anda sering makan di Essel IDN, mungkin pernah memperhatikan satu hal kecil.

Satu roll gimbap Essel selalu dipotong menjadi 11 bagian.

Kelihatannya sederhana.

Tapi di balik 11 potongan itu ada cerita tentang bagaimana Essel menjaga kualitas gimbap Korea di Jakarta.

Saat outlet Essel di MOI pertama kali dibuka, staf kami masih belajar membuat gimbap.

Ada yang memotong satu roll menjadi 10 bagian.

Ada juga yang menjadi 11 bagian.

Ketebalannya pun sering berbeda.

Kami kemudian berpikir:

Bagaimana caranya agar pelanggan mendapatkan gimbap yang sama setiap kali datang ke Essel?

Dari pertanyaan itulah kami mulai menggunakan gimbap cutter.

Dengan alat tersebut, satu roll gimbap dapat dipotong secara konsisten menjadi 11 bagian.




Namun ternyata masalahnya tidak selesai hanya dengan alat pemotong.

Kalau jumlah nasi dan isi gimbap berbeda, ukurannya tetap akan berbeda.

Karena itu kami mulai membuat standar untuk setiap bagian.

Jumlah nasi diukur.
Telur dan bahan lainnya juga memiliki standar.
Posisi bahan di atas nasi ditentukan.
Urutan meletakkan bahan pun dibuat sama.


Satu roll Original Gimbap Essel memiliki berat sekitar 305 gram.

Bumbunya juga tidak dibuat berdasarkan perkiraan.

Minyak wijen, wijen, dan cuka memiliki standar tersendiri agar rasa tetap konsisten setiap hari.

Penggunaan cuka juga bukan hanya untuk memberikan rasa.

Gimbap merupakan makanan yang terdiri dari nasi dan berbagai bahan segar, sehingga kualitasnya dapat berubah cukup cepat. Karena itu, kami mempertimbangkan rasa sekaligus kestabilan kualitas makanan dalam proses pembuatannya.

Wortel pun tidak hanya dimasak begitu saja.

Essel memiliki cara pengolahan sendiri untuk menjaga rasa dan teksturnya.

Resep dan rasio pastinya tentu menjadi bagian dari dapur Essel.

Tetapi prinsipnya sederhana:

Kami tidak ingin gimbap Essel dibuat berdasarkan perkiraan.

Dari masalah kecil saat pertama membuka outlet MOI, kami belajar satu hal penting.

Rasa buatan tangan tidak harus hilang ketika bisnis berkembang.

Yang harus dilakukan adalah membuat standar agar rasa tersebut bisa diulang oleh siapa pun di setiap outlet.

Itulah sebabnya ketika Anda memesan gimbap di Essel, kami ingin Anda mendapatkan pengalaman yang sama:

11 potong.
Ukuran yang konsisten.
Rasa Essel yang sama.


Bagi kami, satu roll gimbap bukan hanya makanan.

Itu adalah janji kecil bahwa kualitas harus tetap sama, siapa pun yang membuatnya.

Warm heart, Warm taste.
Essel JKT

Keyword utama: Gimbap Korea Jakarta
Keyword terkait: Gimbap Jakarta, Gimbap Halal Jakarta, Korean Food Jakarta, Korean Restaurant Jakarta, Essel IDN

#EsselIDN #GimbapJakarta #GimbapKorea #KoreanFoodJakarta #KoreanRestaurantJakarta #EsselGimbap #WarmHeartWarmTaste

댓글

이 블로그의 인기 게시물

Mencatat, Menganalisis, dan Menjalankan — Catatan Manajemen Essel JKT Bulan Mei

Kenapa Essel Rose Menjadi Juara Rose Tteokbokki yang Sesungguhnya?

Essel Sikhye: 32 Jam Proses dan Lebih dari 50 Kali Uji Coba